Senin, 24 Juni 2013

Operasi Produksi Panas Bumi


1.      Apa yang dimaksud dengan energi panas bumi?
2.Jelaskan secara singkat dan jelas tentang teori lempeng tektonik!
3.      Sebutkan secara lengkap pembagian reservoir panasbumi berdasar sifat fasa nya
4.      Jelaskan ada berapa sistem panasbumi berdasarkan pada besarnya temperatur, menurut Hochstein (1990)
5.      Jelaskan klasifikasi potensi panasbumi seperti di kemukakan Lindall!
6.      Sebutkan apa saja pemanfaatan energi panasbumi secara langsung / geothermal direct use di Indonesia!
7.      Apa saja bentuk manifestasi panasbumi di permukaan?jelaskan pengertiannya masing2!
8.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan :
a.       Recharge
b.      Discharge
c.       Konduksi
d.      Konveksi
9.      Telusuri di internet dan sumber media lainnya tentang video panasbumi!
Jawab
1.      Energi panas bumi adalah energy  panas yang terkandung dalam bumi. 
2. Lempeng tektonik merupakan bentangan batuan setebal 64 - 145 km yang mengapung di atas astenosfer. Lempeng-lempeng ini bergerak secara perlahan-lahan dan menerus. Di beberapa tempat lempeng-lempeng bergerak memisah sementara di beberapa tempat lainnya lempeng-lempeng  saling mendorong dan salah  satu diantaranya akan menujam di bawah lempeng lainnya. Karena panas di dalam astenosfere dan panas akibat gesekan, ujung dari lempengan tersebut hancur meleleh dan mempunyai temperatur tinggi (proses magmatisasi). Adanya material panas pada kedalaman beberapa ribu kilometer di bawah permukaan bumi menyebabkan terjadinya aliran panas dari sumber panas tersebut hingga ke pemukaan. Hal ini menyebabkan tejadinya perubahan temperatur dari bawah hingga ke permukaan, dengan gradien temperatur rata-rata sebesar 300C/km. Di perbatasan antara dua lempeng (di daerah penujaman) harga laju aliran panas umumnya lebih besar dari harga rata-rata tersebut. Hal ini menyebabkan gradien temperatur di daerah tersebut menjadi lebih besar dari gradien tempetatur rata-rata, sehingga dapat mencapai 70-800C/km, bahkan di suatu tempat di Lanzarote (Canary Island) besarnya gradien. Temperatur sangat tinggi sekali hingga besarnya tidak lagi dinyatakan dalam 0C/km tetapi dalam 0C/cm. 

3. Pembagian reservoir panasbumi berdasar sifat fasa nya yaitu sistim satu fasa atau sistim dua fasa.
Pada sistim satu fasa, sistim umumnya berisi air yang mempunyai temperatur 90 - 1800C dan tidak terjadi pendidihan bahkan selama eksploitasi. Contoh dari sistim ini adalah lapangan panasbumi di Tianjin (Cina) dan Waiwera (Selandia Baru).

Ada dua jenis sistim dua fasa, yaitu:

a.       Sistim dominasi uap atau vapour dominated system, yaitu sistim panas bumi di mana sumur-sumurnya memproduksikan uap kering atau uap basah karena rongga-rongga batuan reservoirnya sebagian besar berisi uap panas. Dalam sistim dominasi uap, diperkirakan uap mengisi rongga-rongga, saluran terbuka atau rekahan-rekahan (Gambar 2-23), sedangkan air mengisi pori-pori batuan. Karena jumlah air yang terkandung di dalam pori-pori relatif sedikit, maka saturasi air mungkin sama atau hanya sedikit lebih besar dari saturasi air konat (Swc) sehingga air terperangkap dalam pori-pori batuan dan tidak bergerak.

b.      Sistim dominasi air atau water dominated system yaitu sistim panas bumi dimana sumur-sumurnya menghasilkan fluida dua fasa berupa campuran uap air. Dalam sistim dominasi air, diperkirakan air mengisi rongga-rongga, saluran terbuka atau rekahan-rekahan (Gambar 2-24). Lapangan Awibengkok termasuk kedalam jenis ini, karena sumur-sumur umumnya menghasilkan uap dan air. Seperti dapat dilihat pada Gambar 2-23 dan 2-24, profil tekanan dan temperatur terhadap kedalaman sangat berlainan. Pada sistim dominasi air, baik tekanan maupun temperatur tidak konstant terhadap kedalaman.

4. Berdasarkan pada besarnya temperatur, Hochstein (1990) membedakan sistim panasbumi menjadi tiga, yaitu:
1.      Sistim panasbumi bertemperatur rendah, yaitu suatu sistim yang reservoirnya mengandung fluida dengan temperatur lebih kecil dari 1250C.
2.      Sistim/reservoir bertemperatur sedang, yaitu suatu sistim yang reservoirnya mengandung fluida bertemperatur antara 1250C dan 2250C.
3.      Sistim/reservoir bertemperatur tinggi, yaitu suatu sistim yang reservoirnya mengandung fluida bertemperatur diatas 2250C.
5. Menurut diagram Lindall, sumber energy yang memiliki enthalpy tinggi (temperature ≥ 200oC) pemanfaatannya adalah untuk pembangkit listrik. Sedangkan yang memiliki enthalpy sedang hingga rendah (temperature ≤ 200oC) dapat dimafaatkan sebagai balneotherapy. 

6. Tempat Wisata, Pemandian Air Panas, Pasteurisasi pada susu sapi, Baleotherapy dan spa.

7. Geyser, Silika Sinter, Hot Lakes, Hot Spring, Hot Pools, Steaming Ground, Warm Ground, Mud Pool, dan Fumarol
a. Recharge : daerah resapan air hujan ke dalam tanah yang selanjutnya menjadi                                    airtanah.
b.  Discharge : daerah luahan air, dimana arah aliran air tanah di tempat tersebut menuju muka tanah.
c.  Konduksi : perpindahan panas melalui zat perantara 
d.  Konveksi : perpindahan panas yang disertai dengan perpindahan zat perantaranya.